MALANG – Puluhan praktisi kini tengah meniti impian meraih gelar sarjana lewat skema Rekognisi Pembelajaran Lampau di lingkungan Fakultas Teknik dan Informatika UNIGA Malang. Antusiasme tenaga kerja tersebut meningkat pesat dari semula hanya 6 (enam) orang menjadi 46 (empat puluh enam) mahasiswa pada periode semester ini. Jalur khusus ini memberikan apresiasi bagi individu yang ingin memvalidasi kemahiran lapangan menjadi kredit akademik resmi tanpa perlu mengulang seluruh teori dari dasar.
Para profesional dengan pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun memperoleh kelonggaran belajar melalui sistem hybrid yang menggabungkan pertemuan daring serta luring. Skema tersebut memungkinkan lulusan diploma tiga menuntaskan studi sarjana dalam setahun, sementara alumni sekolah menengah dapat paling cepat 4 semester. Walaupun mayoritas proses berlangsung fleksibel, setiap peserta tetap wajib menempuh sidang tugas akhir secara langsung guna menjamin mutu hasil penelitian mereka.
Baca selengkapnya: Mahasiswa Program RPL Teknik Elektro UNIGA Malang Alami Lonjakan Tajam lebih dari 7 Kali Lipat